logo logo

Perbedaan bisnis lain dgn bisnis kesehatan

Halo sahabat pengunjung blog doktermandiri yang berbahagia, senang rasanya kami dapat membagikan beberapa manfaat kepada anda semuanya disini.
Kali ini kami ingin menyampaikan beberapa poin penting yang harus kita pahami mengenai perbedaan mendasar tentang klien bisnis layanan kesehatan dan klien bisnis non layanan kesehatan.
Perbedaan mendasar inilah yg dapat kita pahami sehingga kita akan memperlakukan klien yang datang ke tempat praktik/ tempat layanan kesehatan kita dapat diperlakukan sebagaimana dia ingin diperlakukannya.

Klien dari kebanyaan bisnis kesehatan adalah:
1. Mereka adalah orang sakit,jadi mereka datang ketempat layanan kesehatan untuk mencari bantuan sehingga harapan mereka untuk dapat dipahami dan mendapatkan bantuan, mengapa mereka datang adalah yang utama prinsip melayani dalam layanan kesehatan ini.
2.Jika klien itu mondok atau rawat inap,mereka tidak hanya masuk dan dirawat di fasilitas kesehatan,tapi mereka hidup didalam fasilitas pelayanan kesehatan ini.Jadi mereka akan mengamati dari mata mereka terbuka sampai mata mereka tertutup. Mereka sedang hidup bersama petugas,situasi,lingkungan layanan kesehatan ini.
3.Layanan kesehatan itu menurut klien merupakan layanan yang dibutuhkan bukan layanan yang di inginkan,mereka datang ke fasilitas layanan kesehatan karena mereka butuh,bukan ingin. Seperti halnya kita, kita ingin jalan jalan ke mall,ingin menonton sepak bola,ingin belanja.kita tidak ingin diperiksa oleh dokter,kita tidak ingin diambil darah atau di ronsen.
4.Klien di layanan kesehatan ingin ditangani secara menyeluruh/holsitik dan sangat terkustomisasi atau perlakuannya berbeda-beda dari klien satu dan yang lainnya.misal pengobatan akan disesuaikan dengan usianya, jenis kelaminnya, edukasinya, status mentalnya,sifat personalnya dan bahkan status keuangannya.
5.Layanan kesehatan tidak terlepas dari layanan secara personal.mereka butuh dilayani secara personal,tidak ada klien di layanan kesehatan akan menentukan pengobatannya sendiri seperti jika makan dirumah makan /toko swalayan yang bisa dengan bebas melayani / memilih sendiri kebutuhannya.
6. Klien layanan kesehatan adalah orang yang beresiko, dia mempunyai resiko menjadi lebih buruk dari sebelumnya, misal jika salah memberi obat, salah dalam mendiagnosa, salah dalam perawatan dan masih banyak resiko lainnya yang dapat mengenai klien di layanan kesehatan

Demikian para pembaca blog kami yang budiman. jadi memang lain sifat klien dalam bisnis kesehatan dan bisnis lainnya. Pada prinsipnya bisnis tetap bisnis yang mengedepankan financial profit dan social profit(keuntungan dgn layanan yg membantu orang lain)

Salam
Maulana doktermandiri

Senangnya berbagi !
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • Google Reader
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Tumblr
  • More
bottom

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bottom