logo logo

Mencari modal untuk mendirikan Klinik

BAGAIMANA MENCARI MODAL UNTUK MENDIRIKAN KLINIK ?

Menurut kami ada 10 cara untuk mendapakan modal yang akan digunakan sebagai usaha, yakni dari :

  1. Menabung  dari hasil kerja / pengumpulan dari aset alokasi pendapatan kita.
  2. Mendapatkan uang dari royalti atas aset intelektual.
  3. Mencari pinjaman modal dari orang terdekat/kerabat
  4. Mencari pinjaman modal dari organisasi/badan termasuk bank
  5. Mencari pendanaan investor melalaui penawaran peluang bisnis/bisnis opurtunity, waralaba,modal ventura,private investor
  6. Mencari pendanaan kemitraan,join bersama
  7. Mencari atas ide yang kita tawarkan kepada orang lain dan kita jual sebagai saham kosong tanpa mengeluarkan uang.
  8. Mencari modal dari properti yang kita beli tanpa menggunakan uang.
  9. Membeli & Mengolah bisnis yang hampir bangrut tanpa uang dan menjadikan bisnis itu untung kemudian  menjualnya untuk mendapatkan laba atas kerjas dalam mengolah bisnis.
  10. Melalui pendanaan dari masyarakat pemerhati bisnis kesehatan/Crowdfunding

Kami akan mencoba mejelaskan satu-persatu :

1. Menabung  dari hasil kerja / pengumpulan dari aset alokasi pendapatan kita.

Cara yag paling tradisional untuk mendapatkan modal adalah dengan menabung pendapatkan kita, baik itu pendapatan atas hasil kerja kita, kerja suami/istri, hasil kerja pacar, atau hasil kerja orang tua. Dalam perencanaan keuangan sebaiknya kita mengenal aset alokasi, yakni setiap pendapatan yang kita terima sebaiknya kita mengalokasikan prosentase pengeluaran dana tersebut.

Menurut pendapat guru filsafat dunia bapak Jim Rohn, Aset alokasi yang sebaiknya dilakukan :

–      10 Persen di simpan untuk hari tua, benar 10 persen dari pendapatan kita harus dijaga rapat-rapat agar tidak terpakai pada saat kita mendapatkannya, jadi minimal 10 %  ditaruh di rekening tersendiri dan susah untuk dicairkan kecuali nanti pada saat pensiun/hari tua. Kenapa kita harus mencadangkan untuk hari tua? Pernahkan kita melihat ada orang yang sudah tua duduk di tepi jalan dan meminta sedekah kepada orang lewat?, apakah kita pernah mendengar cerita mengenai tetangga kita yang sudah tua mengajukan peminjaman dari uang simpan pinjam arisan RT setempat?atau pernah melihat di sinetron orang tua yang di sia-siakan oleh anaknya dan dianggap sebagai pengganggu rumah tangga anaknya karena sering meminta uang? Kita semua tidak mengharapkan kejadian tersebut menimpa kita kelak bukan, maka mulai dari saat ini kita melakukan aset alokasi dengan mengamankan pendapatan yang kita terima untuk hari tua kita kelak.

–      10 Persen untuk beramal, perlu kita sadari bahwa kita ada dan masih hidup karena ada yang memberikan kita hidup. Siapa yang memberikan kita masih hidup saat ini? Jelas Tuhan sang pencipta alam semesta. Dalam alam semesta ini ada hukum tarik menarik / law of attraction / LOA, dimana kita akan menarik jalannya sendiri apa yang kita inginkan dengan apa yang sering  kita pikirkan dan perbuat. Siapa yang ingin berkelimpahan maka kita harus membuat diri kita sudah berkelimpahan , dengan cara melakukan perbuatan amal seperti orang yang sudah berkelimpahan.

Dan Tuhan pencipta alam semesta tersebut mempunyai rahasia seperti yang pernah di tuliskan oleh Bapak Rokefeller, orang terkaya di dunia tahun 60 an yang memiliki ½ kota Newyork, Amerika . Di museum Rokefeller center ada tulisan yang menyebutkan bahwa :

“ Tuhan akan memberikan lebih kepada mahluknya yang membutuhkannya lebih “.

Apakah kita akan membutuhkan lebih banyak kalau kita hanya memikirkan untuk diri kita sendiri ? Kami yakin, kita akan membutuhkan lebih banyak jika kita setiap hari melakukan amal kepada mahluk ciptaanNya, dengan beramal ini,kita memikirkan lebih banyak selain diri kita sendiri. Marilah beramal dan terus beramal, buat hati kita merasa berkelimpahan dan senang. Semakin bayak porsi kita beramal, semakin cepat alam merespon tindakan kita yang sudah berkelimpahan.

–      10 Persen untuk investasi, inilah porsi yang kita ambil untuk mendirikan dan mempunyai usaha klinik. Jika pendapatan kita yang kita simpan terlalu kecil untuk mendapatkan modal dalam usaha klinik maka ya kita rubah prosentasenya menjadi lebih dari 10 persen, sanggupkah kita menyisihkan 20 %,30% atau bahkan 90% dari pendapatan kita untuk kita simpan?

–      70 Persen untuk kita habiskan,jangan lupa sisihkan 5-10 persen untuk alokasi kesenangan. Kita habiskan untuk keperluan hidup kita sehari-hari, seperti makan, membayar tagihan, membayar sewa dan lain-lain. Kenapa kita harus sisihkan 10 persen dari keperlan ini untuk alokasi seang-senang? Karena otak dan tubuh kita akan merespon mendapatkan nikmat dengan uang 10 persen tersebut untuk memanjakannya. Jadi kita akan lebih testimulasi untuk melakukan kegiatan aset alokasi ini.

 2. Mendapatkan uang dari royalti atas aset intelektual

Cara yang cepat untuk mendapatkan modal yang lainnya adalah menjual aset intelektual kita/ intektual property /IP kita. Bisa kita dengan menyanyi menciptakan lagu kemudian direkam dan diedarkan keselurah toko kaset, menciptakan buku yang diterbitan secara luas, melakukan penjualan buku elektronik yang dijual melalui internet, melakukan alifiliasi dengan internet marketing sehingga mendapatkan komisi dan masih banyak lagi. Jadi jika kita berfokus untuk mendapatkan modal yang cepat dan murah, maka alam akan menarik jalannya, yang paling cepat adalah gunakan akal kita, pikiran kita dan aset intelektual kita. Coba cari tahu caranya di internet, cari cara menjual aset intelektual di google. Tidak dapat kita pungkiri lagi sekarang industri informasi semakin berkembang dengan pesat dikarenakan banyak orang yang mempunyai pendidikan tinggi sehingga haus akan hal-hal praktis dan informatif. Banyak tokoh tokoh lahir dalam dunia ini, dunia infopreuneur, pengusaha dibidang informasi. Hasil dari menjual informasi ini mempunyai laba diatas 90%, karena informasi didapatkan dari banyak sumber yang dapat diakses dengan mudah di internet, ada yang bayar dan ada yang gratis. Kenapa tidak kita gunakan cara ini untuk mendapatkan uang dengan lebih cepat dan lebih banyak?

 3.Mencari pinjaman modal dari orang terdekat/kerabat.

Cara ini mempunyai resiko yang minim, namun tetap ada resiko untuk ditolak.Pinjaman dari kerabat ini kita sebut pinjaman dari dana IMF, Istri Mertua dan Familly.  Jika kita mempunyai kekerabatan yang luas dan mempunyai kerabat yang berlebihan uang dan jelas uang tersebut mendapatkannya dari usaha, maka dekatilah kerabat tersebut, ajak kerjasama, tawarkan untuk menanamkan uangnya ke dalam usaha yang kita ingin lakukan, misalnya membuka klinik. Dengan menawarkan kerjasama dengan kerabat yang telah berpengalaman di bidang usaha, secara tidak langsung kita akan mempunyai mentor untuk membimbing kita dalam berusaha, karena kerabat kita tersebut mengeluarkan uang untuk di investasikan di rencana usaha kita, maka kami yakin  kerabat tersebut akan juga ikut terlibat dalam pemberian nasehat yang berguna bagi kemajuan/keselamatan perusahaan. Cara lain untuk memperoleh pinjaman ini adalah mendirkan suatu badan usaha secara bersama, kita bikin badan hukum seperti CV atau PT. Kerabat kita yang mempunyai uang kita tempatkan sebagai pemegang saham, kalau di CV jika kerabat kita tersebut bisa aktif dalam mengurusi usaha ini kita akan jadikan persekutuan aktif, namun kami sarankan kerabat ini jika tidak tahu dan tidak mempunyai keinginan untuk mempunyai usaha kita jadikan persekutuan pasif / pemodal pasif saja yang setiap bulannya menerima laporan.

Sedangkan jika kita mendirikan PT, pemodal tersebut kita jadikan pemegang saham yang kita beri jabatan di dewan komisaris ,jangan di dewan direksi/eksekutif dan uang yang masuk ke dalam PT tersebut kita anggap hutang/beban PT yang kita akan bayar sesuai tempo kepada kerabat kita yang memiliki uang. Jangan anggap modal uang yang di masukkan kerbat kita ke dalam PT tersebut sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Sebaiknya kita tetap memiliki jumlah saham minimal 49 % atas PT tersebut jika kita tidak menyetorkan uang sama sekali, dan penyetor modal lainnya di beri saham maksimal 51%. Lebih baik lagi jika kita bisa mengumpulkan lebih dari satu kerabat untuk menanamkan uangnya dalam PT tersebut, sehingga komposisi sahamnya dapat lebih kecil dari 51%, dan kita sebagai direktur masih mempunyai kendali atas perusahaan yang kita dirikan. Anggap uang yang masuk dari kerabat kita sebagai beban hutang yang harus perusahaan bayarkan dengan ketentuan-ketentuan tertentu, seperti dalam waktu tertentu dan dengan jumlah pengembalian tertentu setiap bulannya pada bulan keberapa setelah PT tersebut memulai usahanya. Sehingga nanti dalam pelaksanaan PT tersebut kita yang menjalankan usahanya akan masih memegang kendali atas jalannya perusahaan.

4. Mencari pinjaman modal dari organisasi/badan termasuk bank.

Dalam menggunakan dana dari pihak ke 3 yang berupa badan/ lembaga keuangan, kita harus mencermati dan selalu berhati-hati untuk mengambilnya. Dalam Situs Bank Indonesia ada animasi langkah bagaimana cara untuk mendapatkan kredit.

Dalam menggunakan uang lembaga keuangan ini kita harus membuat rekam keuangan kita secara tampak dan teratur. Untuk mendapatkan dana dari cara ini kita memang membutuhkan waktu, karena lembaga peminjaman ini akan menganalisa calon pengambil kredit dengan prinsip 5 C, yakni :

–      Character (karakter),

–      Capacity (kemampuan mengembalikan utang),

–      Collateral (jaminan),

–      Capital (modal), dan

–      Condition (situasi dan kondisi).

Bagi bank, nasabah yang memenuhi criteria 5C adalah orang yang sempurna untuk mendapatkan Pembiayaan. Bank melihat orang yang mempunyai karakter kuat, kemampuan mengembalikan uang, jaminan yang berharga, modal yang kuat, dan kondisi perekonomian yang aman bagaikan melihat sebuah mutiara. Orang seperti ini adalah nasabah potensial untuk diajak bekerja sama atau orang yang layak mendapatkan penyaluran kredit. Pendeknya orang yang mempunyai 5C yang baik adalah manusia yang ideal, menurut criteria orang bank.

Character

adalah data tentang kepribadian dari calon pelanggan seperti sifat-sifat pribadi, kebiasaan-kebiasaannya, cara hidup, keadaan dan latar belakang keluarga maupun hobinya. Character ini untuk mengetahui apakah nantinya calon nasabah ini jujur berusaha untuk memenuhi kewajibannya dengan kata lain ini merupakan willingness to pay.

Capacity

merupakan kemampuan calon nasabah dalam mengelola usahanya yang dapat dilihat dari pendidikannya, pengalaman mengelola usaha (business record) nya, sejarah perusahaan yang pernah dikelola (pernah mengalami masa sulit apa tidak, bagaimana mengatasi kesulitan). Capacity ini merupakan ukuran dari ability to play atau kemampuan dalam membayar.Biasanya bank akan  mensyaratkan bagi pengambil kredit yang baru harus telah memulai usaha minimal selama 2 tahun, namun ketentuan ini tidak mutak, karena bank akan mempertimbangkan criteria lainnya.

Capital 

adalah kondisi kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan/ pemilik  yang dikelolanya. Hal ini bisa dilihat dari neraca, laporan rugi-laba, struktur permodalan, ratio-ratio keuntungan yang diperoleh seperti return on equity, return on investment. Dari kondisi di atas bisa dinilai apakah layak calon pelanggan diberi pembiayaan, dan beberapa besar plafon pembiayaan yang layak diberikan.

Collateral

adalah jaminan yang mungkin bisa disita apabila ternyata calon pelanggan benar-benar tidak bisa memenuhi kewajibannya. Collateral ini diperhitungkan paling akhir, artinya bilamana masih ada suatu kesangsian dalam pertimbangan-pertimbangan yang lain, maka bisa menilai harta yang mungkin bisa dijadikan jaminan. Bagi seorang pengusaha yang telah mempunyai rekam keuangan yang baik dan dapat dipercaya, bank dapat memberikan pinjaman hanya dengan personal garansi, tanpa membutuhkan jaminan yang berbentuk seperti asset tanah/rumah.

Condition,

pembiayaan yang diberikan juga perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi yang dikaitkan dengan prospek usaha calon nasabah. Ada suatu usaha yang sangat tergantung dari kondisi perekonomian, oleh karena itu perlu mengaitkan kondisi ekonomi dengan usaha calon pelanggan.

Prinsip tersebut memang diperlukan pihak perbankan untuk meminimalisasikan kredit macet, namun ada trik-trik khusus yang bisa kita ambil agar pihak bank selalu mau memberikan pinjamannya. Hal ini dapat dipelajari dalam worksop kami selanjutnya.

 5.Mencari pendanaan investor melalaui penawaran peluang bisnis/bisnis opurtunity, waralaba.

Jika kita memang telah yakin akan kemampuan kita dalam melakukan usaha, maka cara ini adalah cara yang banyak ditempuh untuk mengebangkan suatu usaha. Ada beberapa hal yang perlu dipahami dalam mencari dana dari cara ini, yakni kita harus paham benar apa yang kita tawarkan dan apa yang kita akan dapat. Jadi jika kita belum menguasai usaha yang kita jalankan, maka cara ini sebaiknya di hindari, karena akan dapat menimbulkan suatu gesekan dikemudian hari dan kemungkinan dapat bersangkutan dengan hukum. Dalam mencari mitra atau investor seperti kita mencari pasangan dalam jangka waktu tertentu, misal 5 tahun kedepan,10 tahun kedepan bahkan untuk selamanya. Jika dalam mencari pasangan itu tidak tepat, maka akan memberikan dampak yang kurang menyenangkan dalam waktu kerjasama tersebut. Saran kami, perbaiki kompetensi dan jaringan bisnis terlebih dahulu baru kita ambil cara ini untuk mendapatkan modal.

6.Mencari pendanaan kemitraan, join usaha bersama

Cara ini biasanya banyak diambil oleh orang-orang yang mau melakukan suatu usaha. Jika kita mengambil cara ini karena kita hanya ingin Sebelum menawarkan kemitraan atau join dengan pihak lain, kita harus memahami keuntungan dan kerugian dari cara ini, yakni :

Keuntungannya:

– Akan mendapatkan dana lebih dari yang kita butuhkan, tergantung dari jumlah mitra/orang yang diajak untuk bisnis bersama.

– Berbagi resiko dalam hal kerugian

– Mempermudah pemecahan suatu masalah mengenai usaha yang dilakukan, dua  kepala lebih baik daripada satu kepala untuk memecahkan permasalahan.

– Jika di kelola dengan baik, akan menambahkan daya ungkit dalam memperluas jaringan usaha,karena setiap mitra membawa kemampuan,keterampilan,jejaring yang menunjang usaha.

Kerugian :

–      Jika pembagian hak dan kewajiban tidak jelas maka akan terjadi ketidak harmonisan dalam hubungan dan dalam bisnis

–      Keuntungan akan dibagi sesuai porsi modal yang dikeluarkan.

–      Saling menggantungkan diri dan saling menyalahkan satu sama lain jika komunikasi tidak terjalin dengan baik.

–      Jika salah satu pemegang modal tidak ada kecakapan dalam berbisnis menjadi pimpinan dari usaha ini maka akan menimbulkan permasalahan.

Dalam pendanaan model kemitraan yang baik dan menguntungkan adalah jika salah satu pemilik modal adalah memang mempunyai hasrat dan kemampuan dalam mengelola bisnis, sedangkan yang lainnya sebaiknya hanya sebagai mitra pasif sebagai pengawas dan pendukung yang memang benar-benar mendukung dari semua posisi, baik dalam operasional maupun pendanaan.

7.Mencari atas ide yang kita tawarkan kepada orang lain dan kita jual sebagai saham kosong tanpa mengeluarkan uang.

Cara ini hanya diperuntukkan bagi orang yang telah mempunyai kemampuan dan rekam jejak yang baik dalam mengelola suatu usaha yang menguntungkan dan terbukti berhasil.

Banyak orang yang mempunyai uang yang mencari orang yang mempunyai keahlian seperti ini. Karena semakin banyak uang yang dimilikinya kemungkinan dia hanya sebagai investor yang melirik orang-orang yang berbakat dan dapat dipercaya untuk memutarkan uangnya agar menghasilkan lebih dari hasil jika uangnya tersebut hanya disimpan di bank sebagai deposito.

Untuk menarik investor ini tidak mudah dan perlu untuk membangun referensi dan reputasi agar kita dilirik olehnya, salah satunya cara adalah dengan sering bergaul dengan kaum kalangan ini, mereka biasanya orang-orang yang sederhana dan telah mencapai puncak kejayaannya, mereka lebih sering aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan dan kegiatan kesehatan/klub kebugaran bersama. Jika ingin berkenalan dengan mereka upayakan apa yang bisa kita jadikan nilai tambah akan diri kita, dan bersikap sebagai anaknya yang butuh bimbingan.

Jika telah menemukan sosok ideal untuk menjadi mitra usaha kita atau yang sering disebut Angel Investor  / Investor Malaikat, maka ajak untuk berdiskusi secara profesional mengenai jenis usaha yang kita jalankan, jika mereka senang akan usaha yang kita jalankan, ajak mereka untuk gabung dengan hasil sama-sama untung, perlu diperhatikan agar ketentuan,persyaratkan,dan kesepakatan bisnis ini jelas diawal secara tertulis dengan atau tanpa notaris, jangan sampai investor ini berubah dari angel investor menjadi devil investor. Jika banyak angel investor yang ingin bergabung, maka kita akan menawarkan sebagai sebuah badan usaha yang kita legalkan dan kita jadikan sebagai modal ventura. Tawarkan porsi kepemilikan saham kita berawal dari 50%, karena kita yang mempunyai keterampilan, jika tidak dapat 50 %, maksimal kita harus mendapatkan porsi saham sebesar 30% atau sepertiganya dari usaha ini, karena besarnya porsi saham ini akan mempengaruhi kinerja kita untuk mengoptimalkan keberhasilan usaha ini kelak. Kita tidak akan benar-benar berusaha di perusahaan yang dimiliki oleh orang lain hampir semuanya bukan?

8.Mencari modal dari properti yang kita beli tanpa menggunakan uang.

Cara ini adalah cara tingkat lanjut, kita harus mempelajari secara detail menggunakan cara ini, prinsip dari cara ini adalah menemukan sebuah properti yang harganya sedang mengalami diskon/dibawah harga pasaran sampai dengan 50%nya. Properti ini sangat sulit dicari, keberhasilan mendapatkan properti ini meningkat sesuai dengan keterampilan kita dalam mencari dan bernegosiasikan properti kepada penjualnya. Setelah mendapatkan properti ini maka kita ikat harga properti ini dan kita jual lagi tanpa kita harus mengeluarkan uang serupiahpun.

Kita harus mempunyai keahlian dalam :

– Menemukan properti yang super hot deal ini

– Menemukan cara agar penjual properti ini mau menyerahkan propertinya kepada kita untuk dijual lagi dengan harga suka-suka kita

– Menemukan pembeli yang bersedia membeli properti ini diatas harga dimana properti tersebut kita ikat dan kita beli

– Menemukan sumber pendanaan cadangan jika memang properti ini tidak bisa dijual apa adanya sehingga layak dijual

– Menemukan cara agar properti ini bisa kita manfaatkan untuk usaha diatasnya dan menghasilkan pendapatan untuk modal usaha dan operasional usaha.

Kami sarankan untuk mencari dan membaca bukunya Robert G Allen, yang judulnya Nothing Down, dan bukunya juga  yang berjudul one minute millionare karangan bersama Mark Victor Hansen.

Saran kami, ilmu ini memang harus dimengerti dan di praktekkan sehingga bisa mendapatkan hasil yang optimal. Disini kami telah belajar kepada beliau semua dan memang setelah kami praktikkan hasilnya memang menakjubkan.

9.Membeli & Mengolah bisnis yang hampir bangrut tanpa uang dan menjadikan bisnis itu untung kemudian  menjualnya untuk mendapatkan laba atas kerjas dalam mengolah bisnis.

Cara terahkir versi kami ini adalah cara yang paling menantang. Cara ini sering dipergunakan oleh Bapak Sandiaga Uno, Bapak Abdulrizal Bakrie,dan masih banyak lagi para pebisnis besar di Indonesia menggunakan cara ini. Beliau menyulap bisnis yang tidak menguntungkan tapi masih berprospek menjadi bisnis yang menguntungkan dan menjualnya menjadi beratus kali lipat dari harga belinya. Cara ini pernah kita pakai untuk melakukan akuisisi bisnis klinik yang tidak jalan tapi masih berprospek, namun bisnis ini tidak kita jual karena masih menguntungkan bagi kami dan merupakan pencetus semangat kami untuk tumbuh dan berkembang menjadi klinik yang lebih besar lagi. Ada detail-detail yang harus di ketahui dan dilakukan, yang terpenting adalah detail kita harus mempunyai sebuah team yang mampu dan bekerja sesuai dengan target yang diharapkan. Dan kita sebagai pembeli dan akan menyulap bisnis ini memang harus paham dan mempunyai referensi di dalam bisnis ini dan tidak mulai dari nol lagi.

Membeli bisnis ini tidak harus menggunakan uang, namun bisa menggunakan kesepakatan kebelakang, bahwa kita akan mengurusi hutangnya/kewajibannya dengan mengambil alih bisnis didalamnya. Atau akan memberikan sejumlah uang sesuai kesepakatan dengan waktu tempo/ termin bayar setelah kita kelola secara penuh. Jika kita belum pernah dan belum pengalaman mengenai bisnis yang akan kita ambil maka sebaiknya kita harus mempunyai tim berpengalaman yang bekerja untuk kita.

Jadi cara-cara tingkat lanjut ini sering digunakan oleh para konglomerat di dunia, dan menurut berita yang beredar mengenai pengambil alihan supermarket Carefour di Indonesai bahwa seorang Chairul Tanjung membeli Carefour tanpa menggunakan uangnya sendiri. Semakin pintar dan semakin dikenal rekam jejak bisnisnya, seseorang dapat membeli sesuatu tanpa mengeluarkan uang serupiahpun dari kantung pribadinya.

10. Crowdfunding adalah istilah yang sedang populer saat ini untuk mencari permodalan sebagai sarana untuk mengembangkan usaha kita. Terjemahan dari crowdfunding secara mudah adalah mencari modal secara patungan. Crowd dalam bahasa Inggris berarti ‘ramai’, sedangkan funding mempunyai arti ‘pembiayaan’. Jadi, bisa dikatakan crowdfunding mempunyai arti “pembiayaan dengan beramai-ramai” alias patungan. Intinya, puluhan hingga ratusan orang menggalang dana untuk mewujudkan sebuah proyek yang bersifat komersial. Jadi jika kita mempunyai gagasan/ide yang menarik bagi banyak pihak dan dari kemampuan kita cukup mampu dalam melaksanakan bisnis ini, maka bolehlah kita mencari pendanaan dari banyak pihak untuk mewujudkan ide kita ini.

Demikian ada 10 cara untuk mencari permodalan dalam pedanaan klinik anda. Semoga bermanfaat

Salam Mandiri

Maulana Adrian S

Senangnya berbagi !
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • Google Reader
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Tumblr
  • More
bottom

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bottom