logo logo

Langkah ke 4 untuk menaikkan laba usaha

Halo sahabat mandiri,  dalam post ini kami akan melanjutkan 5 langkah untuk menaikkan laba suatu usaha, apapun usaha para pembaca disini -dapat diterapkan, dalam blog ini  kami cenderung untuk mengaplikasikan dalam dunia kami yakni dunia layanan kesehatan dimana etik dalam pelayanan kesehatan sangat kental sehingga menggunakan suatu kegiatan hard selling yang vulgar akan mendapatkan perhatian dari sejawat – sejawat kesehatan yang mengamatinya, jadi kami kira langkah yang kami sampaikan disini tidak akan membuat kalangan – kalangan tertentu menjadikan hal hal ini suatu kegiatan promosi / iklan layanan kesehatan yang vulgar.

Langkah ke 4 yakni Perbanyak pembeli tersebut melakukan kunjungan ulang dan melakukan pembelian ulang atas produk dan jasa kita dalam waktu tertentu.

Para pembaca yang budiman,pernahkan anda mengerti sebuah arti lifetime value customer? kami harap para pembaca disini memperhatikan istilah tersebut, karena istilah ini yang memberikan semangat kepada kita agar kita melayani para pembeli kita dengan baik. Istilah pembeli adalah raja sekarang sudah tidak relevan lagi, sekarang saatnya kita gunakan pembeli adalah sahabat dari penjual, dimana pembeli dan penjual dapat saling berkomunikasi dan saling memperhatikan dengan lebih intim secara personal. Kembali ke istilah lifetime value customer, dimana itu adalah nilai  besaran dalam bentuk rupiah, besaran  rupiah yang akan didatangkan oleh seorang pembeli selama hidupnya jika mereka loyal kepada penjualnya.

Misal first time buyer, orang yang datang kepada kita dan menjadi klien kita untuk kunjungan pertamanya, mereka datang kepada kita dengan berbagai motivasi dan alasan tertentu, mereka membuktikan dari persepsi yang diterima olehnya sehingga menyebabkan mereka datang kepada kita dengan kenyataan yang ada. Mereka melakukan explorasi dan membuat pembenaran atas presepsi yang mereka terima. Jika presepsi yang mereka terima itu sesuai dengan kenyataan yang ada maka pembeli tersebut akan membentuk penilaian/ciptaan sendiri atas pelayanan yang kita berikan. Inilah  salah satu yang akan membentuk nilai pelanggan seumur hidup, apakah mereka akan memberikan uang mereka seumur hidup kepada layanan/produk  yang membuat mereka puas.

Jika pada kunjungan  seorang pembeli membelanjakan uang mereka sebesar 100.000 maka jika dia melakukan kunjungan dalam setahun 4 kali maka nilainya adalah 400.000 setahun, dan jika dia memiliki umur 25 tahun, maka seumur hidupnya kedepan ;misal sampai 25 tahun kedepan maka nilai seumur hidup darinya adalah 400.000 x 25 = 10 juta. Jadi nilai dari seorang pembeli tersebut adalah 10 juta atau lifetime valuenya adalah 10 juta. Coba kita hitung lagi, dengan cara-cara yang akan kami sebutkan disini sehingga dia mau melakukan pembelian sebanyak 10 kali setahun/ menaikkan jumlah kunjungannya maka nilai seumur hidupnya berubah menjadi 25 juta. Coba bayangkan jika seorang akan memberikan kita 25 juta, dikalikan dengan 1000 kunjungan perbulan, jadi mereka akan memberikan kepada kita 25 milyard kedepan kepada kita. Nilai yang tidak kecil bukan?

Jika kita dalam menjual produk/jasa kita tersebut memiliki keuntungan sebesar 20% dari nilai yang mereka berikan, maka mereka memberikan uang kepada kita sebesar 5 Milyard untuk seumur hidup bagi 1000 pelanggan kita. Jadi jangan remehkan nilai seumur hidup dari seorang pembeli. Kembali ke pokok bahasan kita bagaimana menaikkan laba suatu usaha dengan cara memperbanyak pembeli tersebut melakukan kunjungan ulang dan melakukan pembelian ulang atas produk dan jasa kita dalam waktu seumumur hidup mereka. Ada beberapa cara yakni :

1. Memberikan servis pelayanan yang terbaik dan buat kesan pertama begitu menggoda, terlebih bagi fist time buyer .

Pernahkah mendengar kata “kesan pertama begitu menggoda” , benar seorang manusia akan mengingat dan mudah untuk menginggat kesan pertama yang diberikan kepadanya, terlebih lagi kesan tersebut sangat berkesan baginya, seperti misal; jam pelayaan kita dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam, namun ada pembeli yang datang jam 9.30 dan praktik kita masih buka, masih melakukan administrasi pencatatan,sedangkan dokter praktik sudah pulang, dan pembeli tersebut ingin membeli obat penurun panas untuk anaknya yang panas & rewel, maka kita sebaikknya melayaninya, memberikan obat yang dibutuhkan dan jangan menarik pembayaran,dikarenakan pelayanan kita sudah tutup, suruh dia  untuk kembali ke esokan harinya untuk menyerahkan uang, karena jam buka kita jam 9.00- 21.00.  Jika pembeli tersebut tidak kembali lagi maka perlu diingat kembali atas lifetime value customer yang 5 milyard tadi, apakah sebanding harga obat penurun panas yang hanya 25 ribu dibandingkan dengan 5 milyard yang akan kita terima?

2. Melakukan inovasi atas produk dan layanan kita.

Manusia mempunyai sifat yang sangat unik, mereka itu sering bosan, jadi apapun yang kita jual maka kita harus mendesain ulang dan melakukan inovasi atas produk atau isi atau cara kita menawarkan kepada pembeli kita. Buat layanan kita unik dan selalu berubah rubah sehingga mereka akan selalu menanyakan apa yang baru di tempat kita di bulan ini?

3. Memberikan kartu langganan/ VIP / Frequent buyer /poin reward/ kupon diskon

Cara ini dapat memberikan manfaat kepada pembeli kita sehingga mereka ingin membelanjakan uangnya kepada produk/jasa kita. Daripada dengan penjual lain yang tidak memberikan manfaat atas uang yang mereka berikan, lebih baik mereka memberikan uangnya kepada penjual yang memberikan manfaat kepadanya, entah itu berupa diskon, hadiah, ataupun yang lainnya

4. Memberikan informasi yang lengkap atas produk/jasa kita.

Pembeli kita sebenarnya yang sudah mempercayai kita akan membutuhkan barang/jasa lainnya.Dari pada mereka membeli ketempat lain yang baru dan belum mereka percayai, lebih baik mereka datang kepada penjual yang telah dipercayainya. Maka selalu memberikan informasi kepada pembeli kita apa yang kta jual.

5. Melakukan reminder system

Hal ini yang sering kita lupakan, pembeli mempunyai banyak aktivitas dan mempunyai bebagai macam ingatan dan setiap hari menerima informasi yang beragam entah itu dari iklan atau yang lainnya. Jika kita mempunyai sistem untuk mengingatkan mereka untuk kembali kepada kita, maka mereka dengan senang hati untuk menerima informasi tersebut.

6. Memberikan perhatian disaat   dan momen istemewa mereka.

Saat ulang tahun, disaat hari besar keagamaan mereka, disaat tahun baru dan saat -isaat yang menjadikan mereka istimewa. Gunakan dan lakukan hal tersebut sehingga mereka akan selalu mengingat produk dan jasa yang kita berikan.

7.Menawarkan kontrak rutin.

Hal ini yang dapat memberikan manfaat kepada pembeli kita. Kontrak rutin dengan harga yang lebih murah tentunya

8. Meminta pembeli untuk kembali

Pernah belanja di toko ritel yang banyak cabangnya di Indonesia,aIndomart, alfamart? diahkir kunjungan kita mereka mengucapkan terimakasih dan silahkan datang kembali. Secara tidak sadar, alam bawah sadar kita  menerima pesan tersebut dan akan melakukan kunjungan ulang ke tempat mereka.

Demikian ulasan kami disini, bagaimana kita dapat menaikkan laba dari usaha kita dengan langkah menaikkan kunjungan ulang dan melakukan pembelian ulang atas produk dan jasa kita dalam waktu tertentu.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Senangnya berbagi !
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • Google Reader
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Tumblr
  • More
bottom

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bottom