logo logo

Jurus marketing menaikkan pasien anda bag 1

Halo sobat doktermandiri.

Senang sekali kita dapat berjumpa lagi dengan anda di dalam tulisan blog doktermandiri ini. Setelah beberapa lama situs blog ini mengalami gangguan akhirnya kita putuskan untuk memindah server blog ini ke server internasional. Semoga perpindahan server ini dapat memberikan manfaat kepada anda dan kami selalu dapat memberikan lebih mengenai beberapa ide pemikiran atau kasanah pengetahuan kepada para pengunjung blog ini.

Kali ini kami ingin berbagi beberapa jurus praktis bagi anda para profesioanal kesehatan, baik itu dokter, bidan, perawat, fisioterapis ataupun profesional kesehatan lainnya yang memiliki klien atau yang sering disebut pasien. Tapi sebelum kita menuliskan lebih lanjut maka kita harus pahami apa arti pasien itu?

Pasien menurut wikipedia : adalah seseorang yang menerima perawatan medis. Sering kali, pasien menderita penyakit atau cedera dan memerlukan bantuan tenaga ahli dalam medis untuk memulihkannya. Kata pasien dari bahasa Indonesia analog dengan kata patient dari bahasa Inggris. Patient diturunkan dari bahasa Latin yaitu patiens yang memiliki kesamaan arti dengan kata kerja pati yang artinya “menderita”.

Jadi kita pahami bahwa pasien itu adalah orang yang menderita, maka kita sebagai tenaga profesional jangan menambah penderitaan mereka dengan memberikan beban, baik materi ataupun moral. Dari istilah ini agar pasien kita mau bekerja sama dan mau datang dan berkunjung ke tempat praktik kita,maka kita sebagai tenaga profesional harus memberikan nilai pelayanan kepada mereka. Perlu diingat bahwa nilai pelayanan ini didapatkan dari pengalaman pasien dibagi dengan biaya pasien.

Nilai Pasien = Pengalaman pasien/Biaya yang dikeluarkan atau sama dengan

Nilai Pasien =  keuntungan secara fungsional + keuntungan secara emosiona l/biaya berobat + biaya transportasi datang kepraktik + biaya potensial yang mungkin hilang karena sakit

Sesuai rumus diatas, jika kita ingin nilai pasien kita itu tinggi maka kita harus memberikan nilai tambah yang tinggi dalam memberikan pengalaman pasien berobat/periksa ditempat kita. Adapun caranya dengan memberikan nilai tambah/keuntungan secara fungsional; yakni jika pasien itu datang ke tempat praktik kita yang diharapkan adalah kesembuhan maka,sebaiknya kita melayani pasien secara profesional (secara kompetensi & komunikasi ) sehingga pasien dapat menerima efek kesembuhan. Selain efek kesembuhan yang diinginkan pasien, ada nilai nilai lain yang diinginkan pasien yakni nilai tambah/ keuntungan secara emosional, seperti diperlakukan secara manusiawi,dipermudah dan diberikan keamanan,kenyamanan dalam menyelesaikan masalahproblem kesehatannya.

Sebagai tenaga profesional,kita harus dapat memberikan nilai lebih tinggi kepada pasien manfaat secara fungsional dan manfaat secara emosional daripada jumlah biaya yang dikeluarkan oleh pasien. Jadi fokus jurus marketing untuk tenaga profesional kesehatan ini adalah memberikan nilai tambah secara fungsional dan nilai tambah secara emosional kepada pasien-pasien kita.

Dalam bahasan yang akan datang kami akan memberikan cara-cara aplikatif bagaimana memberikan nilai tambah secara fungsional dan emosional kepada pasien-pasien kita sehingga mereka mau datang, melakukan transaksi dan berkunjung kembali ketempat praktik profesional kita.

Demikian tulisan kami ini,semoga dapat di resapi dan dipahami terlebih dahulu apa itu nilai yang diharapkan oleh pasien-pasien yang datang ketempat praktik kita.

 

Senangnya berbagi !
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • Google Reader
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Tumblr
  • More
bottom

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bottom